Analisis energi pada proses pengolahan kelapa sawit di pabrik kelapa sawit PT. Condong Garut, Jawa Barat

Kelapa sawit merupakan komoditas perkebunan yang paling berkembang saat ini. Hasil utama dari kelapa sawit ini adalah minyak sawit kasar (CPO) dan minyak inti sawit (PKO) yang selain dimanfaatkan sebagai komoditi ekspor, juga dimanfaatkan sebagai bahan baku dalam industri pangan dan sandang.

sumber : repository

MENGAPA SAYA MASUK INSTITUT PERTANIAN BOGOR

NAMA : EMIR MATSLAN LUBIS
FAKULTAS : PERTANIAN
DEPT. : MANAJEMEN SUMBERDAYA LAHAN
NIM : A14110069
TEMA : MENGAPA SAYA MASUK INSTITUT PERTANIAN BOGOR

Bidang Pertanian dapat meningkatkan perekonomian Indonesia. Mengapa demikian? Sebagai bangsa agraris, Indonesia sangat berpotensi untuk membangkitkan nama besar Indonesia menjadi negara yang memiliki perekonomian yang kuat melalui hasil produksi pertanian bangsa. Melalui pertanian, bangsa kita dapat menguasai pasar internasional dengan mengembangkan semua aspek di bidang pertanian. Apalagi Pertanian merupakan induk dari semua bidang yang dikembangkan di muka bumi, seharusnya bangsa kita dapat memanfaatkan hal itu sebaik-baiknya. Sebagai anak bangsa, saya merasa sangat tidak puas dengan perkembangan pertanian di Indonesia saat ini. Dengan predikat sebagai bangsa agraris yang memiliki sumberdaya alam yang sangat menjanjikan dalam bidang pertanian, seharusnya Indonesia dapat menduduki posisi sebagai negara adidaya. Namun kondisi sekarang tidak seperti yang diharapkan, bangsa kita hanya mampu melihat negara-negara tetangga mengambil satu persatu aset-aset bangsa di bidang pertanian. Bangsa kita butuh perubahan, perubahan yang mampu mengangkat nama besar bangsa kita di mata dunia. Bangsa kita membutuhkan pemuda-pemudi terbaik bangsa yang ahli di bidang pertanian dan ahli di bidang lainnya yang mampu menjunjung tinggi nama besar bangsa kita.
Alasan utama saya mengapa memilih Institut Pertanian Bogor sebagai tempat saya melanjutkan pendidikan adalah keinginan saya yang kuat untuk menjadi seorang Menteri Pertanian di Indonesia. Dengan menjadi Menteri Pertanian di Indonesia, saya akan memajukan dan mengembangkan pertanian di Indonesia dengan cara mengubah pola pikir bangsa yang selama ini memandang pertanian dengan sebelah mata. Padahal, pertanian memiliki peluang besar untuk menjadikan negara Indonesia sebagai salah satu negara berpengaruh di dunia. Karena tidak bisa dipungkiri, setiap manusia membutuhkan makanan, dan makanan berasal dari pertanian. Untuk mewujudkan cita-cita dan keinginan saya tersebut, saya membutuhkan wadah untuk menuntut ilmu di bidang pertanian. Wadah dan tempat terbaik yang mampu menghasilkan pemuda-pemudi terbaik bangsa yang ahli di bidang pertanian, serta mampu mendidik saya menjadi manusia yang ahli di bidang pertanian. Oleh karena itu saya memilih berkuliah di Institut Pertanian Bogor.
Bagi saya, Institut Pertanian Bogor layak dan pantas dijadikan sebagai tempat menimba ilmu untuk mengembangkan bidang pertanian bangsa kita. Karena seperti yang kita ketahui bersama, Institut Pertanian Bogor sangat konsekuen dalam mengembangkan ilmu-ilmu pertanian dari semua bidang pertanian demi perkembangan pertanian bangsa kita.
Di Institut Pertanian Bogor saya memilih masuk di Fakultas Pertanian dengan Departemen Manajemen Sumberdaya Lahan. Departemen Manajemen Sumberdaya Lahan ini menyediakan matakuliah yang mampu menunjang perkembangan pertanian di Indonesia. Dan melalui Fakultas ini, saya sangat yakin bahwa saya akan mendapatkan ilmu pengetahuan yang mampu menjadikan saya sebagai pemuda yang ahli di bidang pertanian. Dengan berkuliah di Institut Pertanian Bogor, saya siap untuk menjadi pemuda bangsa yang nantinya mampu mengembangkan bidang pertanian bangsa kita dan mampu mengangkat nama besar bangsa kita di mata dunia dengan perkembangan bidang pertanian terbaik di dunia.

ILMU TANAH

Ilmu tanah adalah pengkajian terhadap tanah sebagai sumber daya alam. Dalam ilmu ini dipelajari berbagai aspek tentang tanah, seperti pembentukan, klasifikasi, pemetaan, berbagai karakteristik fisik, kimiawi, biologis, kesuburannya, sekaligus mengenai pemanfaatan dan pengelolaannya. Tanah adalah lapisan yang menyeliputi bumi antara litosfer (batuan yang membentuk kerak bumi) dan atmosfer. Tanah menjadi tempat tumbuh tumbuhan dan mendukung kehidupan hewan dan manusia.

Ilmu tanah dipelajari oleh berbagai bidang ilmu pengetahuan, seperti ilmu-ilmu keteknikan (rekayasa), agronomi/pertanian, kimia, geologi, geografi, ekologi, biologi (termasuk cabang-cabangnya), ilmu sanitasi, arkeologi, dan perencanaan wilayah. Akibat banyaknya pendekatan untuk mengkaji tanah, ilmu tanah bersifat multidisiplin dan memiliki sisi ilmu murni maupun ilmu terapan.

Ilmu tanah dibagi menjadi dua cabang utama: pedologi dan edafologi. Pedologi mempelajari tanah sebagai objek geologi. Edafologi, atau ilmu kesuburan tanah, mempelajari tanah sebagai benda pendukung kehidupan. Keduanya menggunakan alat-alat dan sering kali juga metodologi yang sama dalam mempelajari tanah, sehingga muncul pula disiplin ilmu seperti fisika tanah, kimia tanah, biologi tanah (atau ekologi tanah), serta ilmu konservasi tanah. Karena tanah juga memiliki aspek ketataruangan dan sipil, berkembang pula disiplin seperti mekanika tanah, pemetaan (kartografi), geodesi dan survai tanah, serta pedometrika atau pedostatistika. Penggunaan informatika juga melahirkan beberapa ilmu campuran seperti geomatika.

Kondisi Pertanian dan Produk Unggulan di Pematangsiantar

Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara merupan kota yang masih terdapat banyak lahan pertanian. Diantaranya persawahan, perkebunan, Peternakan, Perikanan, dan olahan pangan. Di kota Pematangsintar, Pertanian masih merupakan lahan pekerjaan yang di andalkan. Apalagi kurang dari setengah bagian dari Kota Pematangsiantar, masih merupakan lahan pertanian dan perkebunan. Kondisi pertanian di Kota Pematangsiantar masih terbilang sangat baik. Hal itu dikarenakan masih banyak keluarga disana yang menggantungkan hidup mereka dengan hasil sawah dan ladang yang mereka miliki. Daerah-daerah yang paling terlihat perkembangan Pertaniannya adalah Kecamatan Siantar Utara, Kecamatan siantar Timur, Kecamatan Siantar Sitalasari, dan Kecamatan Siantar Selatan. Daerah-daerah tersebut merupakan daerah pemasok hasil pertanian yang paling banyak dari kecamatan yang lainnya. Produk-produk unggulan dari tiap kecamatan pun berbeda-beda. Kecamatan Siantar Utara merupakan daerah pemasok padi unggulan di daerah Pematangsiantar hingga kabupaten Simalungun. Disana banyak terbentang luas persawahan yang subur dan sangat indah di sore hari. Kecamatan Siantar Timur merupakan daerah yang paling terkenal dengan Perkebunan Karet dan kelapa sawit. Di daerah ini terdapat lahan yang sangat luas, dan kini telah dimiliki oleh perusahaan PTPN IV dan BRIGESTONE. Kedua perusahaan ini kini telah menjadi bagian dari Kemajuan bidang Pertanian di Kota Pematangsiantar. Kecamatan Siantar Sitalasari merupakan daerah pemasok produk di bidang Perikanan. Di daerah ini banyak terdapat sungai. Hasil perikanan merupakan ikan air tawar seperti, ikan mas, ikan mujahir, ikan jurung dan ikan lele. Penduduk disini sangat mengandalkan sungai sebagai lahan untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Sehingga hasil perikanan disana juga dipasok keluarĀ  daerah hingga kabupaten terdekat. Kecamatan Siantar Selatan merupakan daerah yang sangat terkenal sebagai daerah penghasil produk di bidang peternakan dan olahan pangan. Di daerah ini banyak keluarga yang menggantungkan hidup keluarganya dengan hasil ternak seperti ayam, bebek, kambing, hingga sapi. Produk hasil ternak di daerah ini banyak di pasok keluar daerah, bahkan keluar kota dan kabupaten. Tak lupa dengan hasil olahan pangannya, daerah ini juga memiliki produk unggul seperti mie lidi yang menjadi mie khas Pematangsiantar.

Opini Tentang Pertanian di Indonesia

Indonesia merupakan Negara yang memiliki kepulauan yang sangat luas. Negara Indonesia terbentang dari Sabang hingga Merauke dan memiliki wilayah yang sangat luas, dan wilayah yang kaya akan hasil alamnya. Di setiap penjuru daerah terdapat lahan luas dengan bermacam-macam bentuk bidang pertanian dan olahannya. Dengan daerah luas dan menjanjikan ini, pertanian adalah solusi dan sarana terbaik untuk meningkatkan perekonomian Negara. Apalagi dengan hasil alam yang sangat melimpah tersebut, tak sulit bagi Negara Indonesia untuk menjadi Negara yang disegani di Asia dengan perkembangan dan hasil produk pertaniannya. Namun kali ini berbeda, masa-masa jaya Indonesia sebagai Negara yang hijau dan kaya dengan hasil alam ini, kini ternoda dengan perkembangan pertanian yang tidak sesuai dengan harapan. Dimana dulunya Negara kita, menjadi Negara tujuan dari bermacam-macam Negara di seluruh dunia untuk mencari hasil-hasil alam yang sangat menjanjikan dari Negara kita. Kini harapan tinggi untuk menjadi Negara yang kaya dengan hasil pertanian terbaik di dunia harus tertunda. Hal itu dikarenakan pemerintah di Negara kita tidak fokus kepada pertanian dan lebih fokus kearah politik yang hanya menambah masalah di Negara kita. Jika saja pemerintah lebih jeli melihat kesempatan, mungkin Negara kita tidak seperti ini jadinya. Produk-produk pertanian lokal kalah saing dengan produk dari luar Negeri. Tidak ada yang salah dengan pertanian kita, hanya saja pemerintah yang membatasi jalan pertanian kita untuk berkembang. Pertanian di Indonesia lumayan baik perkembangannya, namun kesalahan dari pihak-pihak yang tidak menghargai produk lokal lah yang menjadikan pertanian di Indonesia menjadi sedikit tertinggal. Jika saja ada kesempatan yang lebih luas, dan tidak terbatas, mungkin saja pertanian bangsa kita menjadi pertanian yang paling baik di dunia. Pertanian haruslah diandalkan, jadikan pertanian di Indonesia menjadi barisan terdepan dalam peningkatan keuangan Negara. Mungkin kisah akan berbeda, karena luasnya Negara ini, kayanya alam Indonesia ini, dan melimpahnya hasil alam di Indonesia akan mampu menghasilkan produk-produk terbaik di bidang pertanian. Apalagi dengan pemuda-pemudi bangsa yang kini mulai banyak bermunculan untuk mencintai pertanian, tak menutup kemungkinan bidang pertanian di Indonesia akan menjadi bidang yang paling di andalkan nanti.

Bogor Agricultural University
IPB Badge
ILMU TANAH
IPB Badge
May 2015
S M T W T F S
« Oct    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
Faculty Of Agriculture
IPB Badge